5 Pulau di Belitung yang Wajib Anda Kunjungi

May 19, 2017

Berikut lima pulau eksotis di Belitung yang wajib untuk anda kunjungi. Lima pulau tersebut memiliki keunikan dan keunggulannya masing-masing.
Belitung merupakan daerah kepulauan yang menyuguhkan keindahan alam yang memesona di setiap pulaunya. 

KompasTravel mengunjungi berbagai pulau saat kunjungannya ke Belitung, Kepulauan Bangka Belitung dalam Corporate Media Gathering BW Suite ke Belitung, Sabtu (12/3/2016). Ada lebih dari sembilan pulau yang bisa anda kunjungi ketika ke sana, tapi tentunya memakan banyak waktu dan tenaga.
Untuk mempersingkatnya, KompasTravel memilih lima pulau eksotis yang pantas untuk anda kunjungi. Lima pulau tersebut memiliki keunikan dan keunggulannya masing-masing.Perjalanan anda dapat dimulai dari pelabuhan Tanjung Kelayang, tentunya yang ada di pantai Tanjung Kelayang. Di sini sudah terlihat berbagai pulau tersebar di seberang, dengan berbagai landmark-nya seperti batu granit, mercusuar, dan hutan hijau.Anda dapat mengisi tenaga sejenak dengan es kelapa yang dapat diminum langsung di pulau ini. Di bagian belakang penjual es kelapa tersebut juga terdapat pasar ikan, yang menjual ikan segar hasil nelayan di sana.1. Pulau Lengkuas

Pulau pertama ialah Pulau Lengkuas, pulau ini memiliki ikon mercusuar peninggalan Belanda sejak 1882 setinggi 62 meter yang bisa anda naiki. Mercusuar ini masih berfungsi hingga kini untuk memantau lalu lintas kapal laut yang lewat maupun keluar masuk Pulau Belitung.

Pemandangan dari mercu suar di Pemandangan dari mercu suar di Pulau Lengkuas. (Manggalani Ukirsari/NGI

Sesampainya di atas Anda bisa melihat pemandangan pulau-pulau eksotis dan birunya laut Belitung. Untuk menaikinya, Anda perlu menempuh ratusan anak tangga, tapi di setiap lantainya terdapat jendela di berbagai sisi yang memperlihatkan pemandangan yang sama.

Dinamakan Lengkuas ternyata bukan berarti ditumbuhi tanaman rempah tersebut. “Dulunya Belanda menyebutnya dengan lighthouseyang berarti mercusuar, tapi penafsiran dan logat masyarakat lokal, lama-kelamaan menjadi lengkuas. Akhirnya pulau ini disebut Lengkuas,” ujar Muhamy, pemandu wisata saat Corporate Media Gathering BW Suite ke Belitung, Sabtu (12/3/2016).

Di sisi sampingnya menyuguhkan keindahan laut yang belum banyak diketahui orang, sehingga relatif sepi dibanding sisi depannya. Anda bisa berenang di kedalaman laut dangkal dengan melihat dasar laut yang penuh karang dan ikan. Lelah berenang, anda juga bisa menyantap es kelapa langsung disini.

Tidak jauh dari pulau ini ada spot-spot snorkeling yang menyuguhkan pemandangan bawah laut luar biasa. Rangkaian karangnya yang masih berumur muda, dan ikan-ikan yang berkeliling di sekitar anda sangat mengasyikan.

Jangan lupa membawa makanan seperti biskuit atau roti untuk memberi makan ikan agar berkumpul di sekitar anda.
2. Pulau Kepayang

Berlanjut pulau ke dua, Anda bisa menemukan pulau terbesar di antara gugusan pulau-pulau eksotis di sekitar Belitung. Memiliki nama lain Pulau Babi, pulau ini dapat dijangkau dengan 20 menit dari Pulau Lengkuas, atau hanya 10 menit dari pelabuhan Tanjung Kelayang, terlihat jelas di posisi barat pelabuhan tersebut.
Pulau ini berbentuk memanjang, menjorok ke tengah laut. Sehingga bagi Anda yang berkunjung ke sini dapat berjalan hingga ke tengah laut dan menikmati air laut yang jernih dan tenang. Pasir pantai disini termasuk yang paling putih di antara pantai-pantai lain.

Selain menikmati pantainya, pulau in juga biasa dipakai wisatawan untuk makan siang dan beristirahat. Terdapat restoran seafood yang menyuguhkan makanan laut segar seperti rajungan asam manis, gangan laut dan yang lainnya, dengan harga sekitar Rp 50.000 per porsi.

Sedikit mahal memang, tapi untuk anda yang tidak ingin menghabiskan uang di sini, bisa memesan menu biasa seperti nasi goreng atau mi.
Pulau Kelayang berdampingan Pulau Kelayang berdampingan dengan Pulau Garuda. Di dalam Pulau Kelayang terdapat hutan kecil yang diairi sungai hingga ke dalam goa. (Muhammad Irzal A/Kompas.com)
3. Batu Berlayar

Tumpukan batu granit putih yang menjulang tinggi dengan berbagai bentuk terlihat ketika akan mendekati pulau ini. Menurut warga sekitar, disebut Batu Berlayar karena ketika air pasang batuan ini seakan-akan berlayar di tengah lautan. Seperti sedang membuka layar kapal.

Anda bisa bermain dan berfoto di atas batuan yang menjulang hingga 10 meter. Salain itu bisa juga mengitari pulau ini sambil menikmati keunikan bentuk batuan granit yang menjadi cirikhas pulau-pulau di Belitung.

Jika beruntung Anda juga bisa menemukan bintang laut yang terdampar di sela-sela bebatuan.
4. Pulau Pasir

Wisatawan yang mengunjungi pulau ini seperti terdampar di tengah laut dengan hanya berada di atas sebongkah pasir putih. Pulau ini memang hanya berisi pasir pantai yang putih. Untuk mengunjunginya pun hanya bisa ketika air laut surut, sekitar sore hari mulai pukul 15.00 WIB.

Di sini wisatawan biasanya berfoto menikmati indahnya pasir, mengubur diri di kelembutan pasir putih pulau tersebut.

Yang paling mengasyikan adalah di sini Anda dapat menemukan berbagai bintang laut, dari yang masih kecil hingga besar. Bintang laut tersebut dapat dijadikan teman berfoto.

Namun, jangan sekali-sekali anda bawa keluar dari pulau tersebut. Mereka pun hanya bisa bertahan kurang dari 5 menit di atas permukaan laut.
5. Pulau Garuda dan Pulau Kelayang

Kedua pulau tersebut letaknya berdampingan, Anda dapat berpidah dari keduanya dengan mudah, karena masih disatukan oleh laut sangat dangkal. Keduanya memiliki pesona yang berbeda.
Petang di Tanjung Kelayang Petang di Tanjung Kelayang, Pulau Belitung. Para nelayan menambatkan perahu pada batang-batang kayu yang ditancapkan. Kemudian, mereka berjalan kaki menuju pantai atau naik perahu yang lebih kecil. (R. Ukirsari Manggalani/National Geographic Indonesia)

Di Pulau Garuda terdapat tumpukan batu granit yang berbentuk seperti burung Garuda, oleh karena itu pulau tersebut dinamakan Pulau Burung atau Pulau Garuda.

Hampir sama dengan Pulau Batu Berlayar, terdapat berbagai batu granit menjulang tinggi. Namun, posisinya berbeda dengan Batu Berlayar, tidak seperti di tengah lautan luas.

Pulau Kelayang berada persis di sampingnya, terhampar daratan luas dengan hutan hijau yang ridang. Berbagai pepohonan tumbuh di sana seperti pohon kelapa dan rerumputan liar.

Di pulau ini, anda disuguhkan pengalaman berpetualang masuk kedalam hutan di tengah laut tersebut. Terdapat goa yang dialiri air sungai jernih di dalamnya. Hutannya tidak terlalu luas, sehingga juka anda tersesat akan dengan mudah keluar menuju birunya air laut di sana.
(Muhammad Irzal A/Kompas.com)